Hubungi Kami: (+62) 21 522 5503

 

Tahir Foundation bekerja sama dengan Rumah Sakit Mayapada meluncurkan program bantuan layanan kesehatan untuk pengobatan penyakit kanker bagi setiap anak yang berusia 12 (dua belas) tahun kebawah dengan latar belakang ekonomi keluarga kurang mampu.

Pendiri Tahir Foundation, Dato 'Sri Prof DR. Tahir, MBA mengatakan melalui program ini, Mayapada Hospital akan memberikan perawatan kanker yang meliputi kemoterapi, transplantasi dan rehabilitasi untuk pasien dan akomodasi bagi keluarga selama perawatan.

Program bantuan layanan kesehatan ini akan adakan bertempat di rumah sakit Mayapada Hospital Lebak Bulus Jakarta Utara dan Tangerang Banten . “Banyak anak-anak Indonesia dari keluarga kurang mampu meninggal karena penyakit kanker ini dikarenakan keluarga mereka tidak mampu membiayai perawatan yang mahal. Biaya transplantasi terkait kanker adalah sekitar Rp 1 miliar (US $ 86.000) hingga Rp 2 miliar per orang, " Ujar Dr Tahir saat peluncuran program ini.

Dia mengatakan banyak pasien anak dari negara-negara Asia Tenggara, termasuk Indonesia, mencari perawatan medis untuk kanker, terutama leukemia, di rumah sakit di Singapura. Sayangnya, beberapa pasien meninggal tidak lama setelah pengobatan dimulai karena mereka baru mencari pengobatan setelah penyakit di tingkat stadium lanjut kanker karena kurangnya dana.

Yayasan Tahir diatur untuk mengembangkan Rumah Sakit Mayapada lain di Surabaya dan sedang mempersiapkan pembangunan pusat-pusat yang akan memberikan perawatan kesehatan dan lokakarya kewirausahaan bagi penyandang cacat di Provinsi-provinsi di seluruh
negeri.

Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi mengatakan bahwa ia menghargai inisiatif Tahir sebagai sektor swasta yang turut berperan dalam membantu pemerintah mengatasi masalah kesehatan, terutama kanker sebagai salah satu penyakit dengan pengobatan biaya tinggi.

Dia mengatakan kanker adalah salah satu penyakit tragis yang ditanggung oleh program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Namun, Menteri Kesehatan mengatakan, nilai pertanggungan dialokasikan untuk penyakit kanker hanya Rp 200 juta untuk satu paket sesi perawatan. Hal ini memaksa pemerintah untuk fokus pada pencegahan penyakit dan deteksi sejak dini.

Gubernur DKI Jakarta Joko "Jokowi" Widodo mengatakan ia akan mendukung setiap pengusaha yang ingin mengikuti model Yayasan Tahir dari badan amal yang efektif dan program corporate social responsibility.

"Saya yakin banyak masalah sosial di negara kita bisa diselesaikan jika konglomerat itu bersedia menyumbangkan sebagian kekayaan mereka [untuk program amal]. Namun, itu tidak mudah karena diperlukan hati yang besar untuk melakukan hal seperti itu, "katanya.

Tahun lalu, Yayasan Tahir bersama dengan Bill dan Melinda Gates Foundation sepakat untuk masing-masing menyumbangkan $ 100 juta untuk pencegahan dan pengobatan HIV / AIDS, malaria, TBC dan polio, serta untuk keluarga berencana dan inisiatif lain untuk mengurangi angka kematian bayi di negara itu. (GDA / EBF}

http://www.thejakartapost.com/news/2014/05/27/tahir-foundation-offers-free-cancer-treatment-children.html

 

 

barbekü